Tujuan Kualitatif Laporan Keuangan
Informasi keuangan akan bermanfaat apabila dipenuhi tujuh ( 7 ) kualitas sebagai berikut :
- Relevan, Relevansi suatu informasi harus dihubungkan dengan maksud penggunaannya. bila informasi tidak relevan bagi pengambil keputusan, informasi tersebut tidak akan ada gunanya, walaupun kualitas lainnya terpenuhi.
- Dapat di mengerti, Informasi harus dapat dimengerti oleh pemakainya, dan dinyatakan dalam bentuk dan istilah yang disesuaikan dengan batas pengertian pemakai ( adanya pengertian/pengetahuan mengenai aktivitas-aktivitas ekonomi perusahaan, proses akuntansi keuangan,s erta istilah-istilah teknis yang digunakan dalam laporan keuangan.
- Daya Uji, Pengukuran tidak dapat sepenuhnya lepas dari pertimbangan dan pendapat yang subjektif. hal ini berhubungan dengan keterlibatan manusia di dalam proses pengukuran dan penyajian informasi, sehingga proses tersebut tidak lagi berlandaskan pada realita objektif semata. Untuk meningkatkan manfaatnya, informasi harus dapat diuji kebenarannya oleh pengukur yang independen dengan menggunakan metode pengukuran yang sama.
- Netral, Informasi harus diarahkan pada kebutuhan umum pemakai, dan tidak bergantung pada kebutuhan dan keinginan pihak-pihak tertentu, dalam arti tidak boleh menyajikan informasi untuk kepentingan pihak tertentu dan merugikan pihak lain yang mempunyai kepentingan yang sama.
- Tepat waktu, Informasi harus disampaikan sedini mungkin untuk dapat digunakan sebagai dasar untuk membantu dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dan untuk menghindari tertundanya pengambilan keputusan tersebut.
- Daya Banding, Informasi dalam laporan keuangan akan lebih berguna bila dapat dibandingkan dengan laporan keuangan periode sebelumnya dari perusahaan yang sama, maupun dengan laporan keuangan perusahaan lainnya pada periode yang sama. adanya berbagai metode alternatif praktek akuntansi menyulitkan tercapainya daya banding antar perusahaan; untuk itu dengan menerapkan metode akuntansi yang sama dari tahun ke tahun, atau lebih dikenal dengan prinsip konsistensi
- Lengkap, Informasi akuntansi yang lengkap meliputi semua data akuntansi keuangan yang dapat memenuhi secukupnya enam tujuan kualitatif diatas; dapat juga diartikan pemenuhan standar pengungkapan yang memadai dalam pelaporan keuangan. sehingga tidak akan menyesatkan pembacanya. untuk itu maka harus terdapat klasifikasi, susunan, serta istilah yang layak dalam laporan keuangan. fakta atau informasi tambahan yang dapat mempengaruhi perilaku dalam pengambilan keputusan, harus diungkapkan dengan jelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar